Sejarah transportasi bus di Indonesia telah melalui berbagai tahapan perkembangan yang menarik. Sejak masa kolonial Belanda hingga era modern saat ini, bus telah menjadi salah satu moda transportasi yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia.
Menurut Dr. Djoko Setijowarno, seorang ahli sejarah transportasi di Indonesia, bus pertama kali masuk ke Indonesia pada abad ke-19. “Pada awalnya, bus digunakan untuk mengangkut penumpang antar kota di Jawa. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, bus juga mulai digunakan untuk transportasi dalam kota,” ujar Dr. Djoko.
Salah satu peristiwa penting dalam sejarah transportasi bus di Indonesia adalah didirikannya Perusahaan Otobus Djakarta (PO Djakarta) pada tahun 1928. PO Djakarta merupakan perusahaan bus pertama yang didirikan oleh pemerintah Hindia Belanda. Perusahaan ini kemudian menjadi cikal bakal dari perusahaan bus besar seperti DAMRI dan PPD.
Perkembangan bus di Indonesia semakin pesat seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan jumlah penduduk yang terus meningkat. Saat ini, bus menjadi salah satu moda transportasi yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk perjalanan antar kota maupun dalam kota.
Menurut data dari Kementerian Perhubungan, jumlah armada bus di Indonesia terus bertambah setiap tahunnya. Hal ini menunjukkan bahwa bus masih menjadi pilihan utama bagi masyarakat dalam berpergian. “Bus merupakan moda transportasi yang efisien dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan bus di Indonesia,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
Sejarah transportasi bus di Indonesia merupakan bagian penting dari sejarah transportasi di tanah air. Dengan terus mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat, bus diharapkan tetap menjadi salah satu moda transportasi yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia dalam berpergian.